:: Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh :: Selamat datang di website resmi Masjid Amal Bakti - Puncak Sekuning - Palembang :: Semoga isi dari website ini bisa bermanfaat untuk kita semua :: Terima kasih atas kunjungannya :: Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh ::
===========================================================
===========================================================

Senin, 14 November 2011

Jangan Biarkan Anak - Anak Dewasa Sebelum Waktunya


Saat ini banyak sekali acara tv yang menayangkan tontonan yang sebenarnya lebih tepat untuk orang dewasa. Namun pada kenyataannya, tontonan tersebut juga ditonton oleh anak-anak. Tidak hanya acara tv, internet dan lagu-lagu yang diputar baik di radio atau TV juga bukanlah tepat untuk dilihat dan didengar anak anak. Hal-hal ini bisa menyebabkan anak menjadi dewasa sebelum waktunya.

Lagu cinta misalnya merupakan lagu untuk orang dewasa. Banyak lagu cinta zaman sekarang yang berkesan cengeng, putus asa, dan terkadang mengandung kata-kata seperti “selingkuh”, “cinta dimadu”, dan sebagainya. Lirik dalam lagu cinta saat ini bisa membuat anak anak mengenal cinta pada lawan jenis sebelum waktunya.

Tidak dipungkiri bahwa lagu cinta berdampak pada aspek psikologis anak, membuatnya lebih cepat dewasa. Hal ini bukanlah hal yang baik karena seharusnya anak berproses dengan normal. Kedewasaan sebelum waktunya membuat anak anak tidak siap menghadapi masa-masa sulit nantinya misalnya masa putus cinta, masa ingin mencoba ini dan itu dengan pasangan. Tentunya akan sangat berbahaya jika anak terjebak dalam pergaulan bebas.

Saat ini, acara tv juga jarang yang mendidik. Acara tv lebih cenderung menayangkan kisah percintaan yang sarat dengan pertengkaran, konflik, dan balas dendam. Tidak hanya itu acara tv juga banyak yang mengandung kekerasan. Anak anak sebaiknya dihindarkan dari tontonan yang seperti itu. Anak anak cenderung polos dan cepat menangkap apa yang dilihat dan didengarnya. Dengan demikian, anak anak bisa meniru perbuatan seperti di acara tv.

Tak jarang kita melihat, anak anak yang pandai berbicara menirukan orang dewasa padahal tidak pernah diajarkan oleh keluarganya. Oleh sebab itu, pilihlah tontonan yang sesuai, jangan membuat anak menonton acara tv yang kita sukai. Bimbing anak selama menonton dan berikan sedikit pengarahan. Acara tv biasanya memuat symbol yang menerangkan bahwa acara ini cocok untuk anak anak atau tidak.

Media internet merupakan media yang bisa diakses secara bebas. Seusia anak anak pun bisa melihat hal-hal dewasa. Orang tua harus bisa melakukan tindakan preventif untuk mencegah anak lebih terjerumus dalam situs-situs orang dewasa. Berikan software pengaman pada komputer anak dan damping anak jika akan melihat dunia maya.

Lagu cinta, acara tv seperti sinetron, dan berita-berita memang berpeluang membuat anak dewasa sebelum waktunya. Mereka akan berada pada tahapan hidup yang sebenarnya mereka belum siap dan matang. Dalam ketidakstabilan emosi dan psikologis, anak anak itu bisa melakukan hal-hal yang kurang baik. Oleh sebab itu, bimbingan dan pendampingan orang tua sangat penting untuk memastikan anak mengalami proses pertumbuhan yang normal. Menjadi dewasa sebelum waktunya sebenarnya telah mencuri saat-saat bahagia seorang anak untuk bermain dan belajar.

Sumber

Baca Selengkapnya......

Minggu, 13 November 2011

Tiga dari Empat Mualaf Inggris Ternyata Perempuan. Ini Alasan Mereka Memilih Islam


Tiga perempat dari mualaf Inggris adalah perempuan. Richard Peppiatt dari Independent telah menemukan bahwa dari 5.200 warga Inggris yang masuk Islam pada tahun 2010, lebih dari 50 persennya adalah warga kulit putih dan tiga perempat dari mereka adalah perempuan.

Selain itu, peneliti yang berbasis di Swansea University juga menemukan bahwa dari 40 ribu orang di Inggris masuk Islam dalam 10 tahun terakhir, dan mayoritas adalah perempuan.

Temuan ini hampir senada dengan Faith Matters, yang menyebut 53 persen dari mualaf Inggris kulit putih adalah perempuan. Angkanya meningkat 66 persen pada kurun 2002-2010 dibanding dengan rentang waktu yang sama sebelum 2001.

Umumnya, para mualaf ini terbentur dengan problem sehari-hari, untuk mengintegrasikan keyakinan mereka yang baru dalam batas-batas yang lebih luas dari masyarakat, di mana mereka sering dianggap sebagai orang luar, meskipun berlatar belakang Barat. Sebuah studi baru-baru ini di Leicester menemukan fakta mengejutkan bahwa 93 persen masjid memerlukan layanan untuk mualaf, tetapi hanya 7 persen dari mereka yang bisa memenuhi kebutuhan ini.

Kevin Brice, yang melakukan penelitian yang luas dalam perkembangan sosiologis mualaf, berbicara kepada The Outlook tentang beberapa alasan mengapa wanita masuk Islam. "Islam menawarkan wanita rasa perlindungan dan identitas - ini mungkin terdengar kontra-intuitif diberikan cara Islam biasanya digambarkan di media - tetapi beberapa wanita menemukan pakaian sederhana yang dibutuhkan oleh Islam ini bersifat 'membebaskan'," katanya.

Islam, katanya, juga dipandang sebagai lebih mendukung nilai-nilai keluarga 'kuno', dan perempuan memiliki peran yang jelas dalam keluarga. Banyak mualaf yang mulai menemukan Islam dari keresahan mereka dengan alkohol dan mabuk-mabukan, kurangnya moralitas dan kebebasan seksual, dan konsumerisme, semua yang dilihat sebagai lazim dalam masyarakat Inggris. "Islam menawarkan mereka sebuah pendekatan yang berbeda," tambahnya.

Brice juga berbicara tentang sejumlah kesalahpahaman yang berhubungan dengan mualaf. "Pertama, penting untuk mengenali bahwa mayoritas mualaf telah dikonversi melalui pilihan bebas dan melihat diri mereka tetap sebagai orang Inggris dan Muslim. Mengkonversi tidak mewakili tudingan licik bahwa mereka bertekad untuk mengganggu cara hidup Barat," katanya.

Sumber

Baca Selengkapnya......

Sabtu, 12 November 2011

Indahnya Menjaga Pandangan


Mahasuci Allah yang telah membekali kita pandangan, pendengaran, dan hati agar kita bersyukur. Mahaindah Kasih Sayang-Nya yang telah mengizinkan kita untuk menikmati warna-warni alam semesta, aneka rupa bentuk benda-benda. Shalawat mari kita lantunkan pada Rasul Muhammad terkasih, yang telah menunjukkan pada kita, bagaimana semestinya kita menggunakan anugerah Allah yang berupa mata ini.

Suatu ketika Ummi Salamah ra berkata: Ketika saya dengan Maimunah ada di sisi Rasulullah SAW tiba-tiba masuk ketempat kami Abdullah bin Ummi Maktum, kejadian itu sesudah ayat hijab yang diperintahkan kepada kami. Rasulullah bersabda: "Berhijablah kamu daripadanya".

Kami menjawab, "Ya Rasulullah bukankah ia seorang yang buta tidak melihat dan tidak mengenal kepada kami?" Kemudian beliau menjawab, "Apakah kamu juga buta, tidakkah kamu melihat padanya?". Dalam kisah lain disebutkan pula bahwa Rasulullah SAW pernah menggerakkan tangannya untuk memalingkan wajah Al-Fadhl, ketika sahabatnya itu ketahuan tengah memandang seorang wanita asing dengan sengaja.

Dari kedua kisah ini kita mendapati bahwa Rasulullah adalah orang yang sangat menjaga pandangannya. la amat berhati-hati dalam memandang sesuatu, terutama yang berkaitan dengan memandang seseorang yang bukan muhrim kita. Semua ini, tidak lain, menunjukkan ketaatan beliau atas perintah Allah seperti yang tercantum dalam Alquran, Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat (QS. An-Nuur: 30). Dalam ayat selanjutnya Allah SWT memerintahkan pula hal yang sama pada kaum perempuan. Amat banyak hikmah yang dapat kita ambil dari menjaga pandangan itu.

Salah satunya adalah menjaga diri dari perilaku tercela. Sesungguhnya, mata kita adalah gerbang maksiat. Siapa saja yang kurang mampu menjaga pandangannya dari sesuatu yang diharamkan, maka sedikit demi sedikit ia akan terjerumus ke dalam jerat syetan. Berawal dari mata, kemudian kaki berpindah ingin mendekat dan seterusnya, hingga akhirnya sangat mungkin akan menjerumuskan manusia pada perzinahan.

Zina adalah dosa besar, yang bukan hanya dimurkai Allah, namun akibatnya pun akan dirasakan sang pelaku dan orang-orang di sekitarnya selama di dunia. Penyakit AIDS yang akan membunuh seseorang secara pelan-pelan dalam kelemahan dan keterasingan, hanyalah salah satu akibat dari perbuatan keji ini.

Menjaga pandangan bukanlah hal yang mudah dilakukan apalagi bagi kita yang hidup di zaman modern seperti ini. Lihatlah ke samping kiri, kanan, depan dan belakang kita, lawan jenis senantiasa mengelilingi? Tidak hanya di pusat-pusat keramaian, di dalam mobil angkutan umum saja, campur baur dengan lawan jenis pun tak dapat dihindarkan. Bahkan ketika berdiam dirumah saja, menahan pandangan tidak kalah susahnya. Koran, majalah dan televisi menyuguhkan pemandangan yang dapat membuat hati tergelincir karenanya.

Tak heran, ibadah kita sering berantakan. Bacaan Alquran kita kering kerontang. Berdoa pun sulit sekali khusyu apalagi sampai dapat mengeluarkan air mata penyesalan karena tidak mentaati perintah-Nya. Karena hal ini pula, menuntut ilmu menjadi sebuah pendakian yang sangat terjal.

Mendapatkannya sungguh sulit nyaris tiada terperi, sedangkan hilangnya menjadi sangat mudah sekali. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan seorang alim pada muridnya, "Wahai anakku, sesungguhnya ilmu itu adalah cahaya. Ia tidak akan mau masuk ke dalam hati yang di dalamnya kotor oleh maksiat".

Pandangan liar, tidak bisa tidak, akan mengikis kualitas iman yang tumbuh dalam hati seseorang. Iman itu tidak hilang dengan tiba-tiba dan serentak, namun periahan-lahan dan sedikit demi sedikit. Pada kenyataannya pandangan terhadap lawan jenis yang tak halal, menjadi media paling efektif untuk menghilangkan keimanan dari dalam diri.

Ia adalah salah satu senjata syetan yang sangat ampuh. Dalam Surat An-Nisaa ayat 118, syaitan laknatullah menegaskan komitmennya, "Saya benar-benar akan mengambil dari hamba-hamba Engkau bahagian yang sudah ditentukan untuk saya".

Artinya, sebagaimana sebuah riwayat menuturkan bahwa pandangan adalah panah-panah syetan, sedang syetan itu tak menginginkan apapun dari manusia selain keburukan dan kebinasaan. Maka penjagaan kita terhadap pandangan mata menjadi satu kunci pokok menuju keselamatan.

Bila saat ini, ketika tak ada tangan Rasulullah yang dapat memalingkan wajah kita dari memandang perempuan, manakala tiada teguran dari mulut suci beliau yang menyuruh para wanita berhijab dari melihat lelaki yang bukan haknya untuk dilihat, maka mengingat sabda-sabda Rasulullah SAW yang masih terpelihara ini menjadi satu keniscayaan.

Memang, dalam kondisi tertentu kita diperbolehkan memandang lawan jenis, seperti dalam proses belajar mengajar, jual beli, pengobatan, maupun persaksian. Walaupun demikian, taburilah selalu hati kita dengan firman Allah yang menjanjikan kemuliaan dan derajat yang tinggi bagi orang-orang yang mampu menjaga diri dari hal yang diharamkan-Nya.

Alhasil andaipun pada awalnya hal ini amat sulit kita lakukan, namun yakinlah bahwa barangsiapa yang bersungguh-sungguh ingin menempuh jalan Allah, maka Allah akan lebih bersungguh-sungguh lagi membimbing jalannya.

Sebagaimana firman-Nya yang tertera dalam Surat An-Nahl ayat 127-128, Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran ) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.
Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan berbuat kebaikan. Akhir kata, pandangan yang terjaga dengan baik, insya Allah akan membuat seseorang dapat merasakan manisnya iman dan lezatnya mengingat Allah.

Sumber

Baca Selengkapnya......

Jumat, 11 November 2011

Matematika Hidup


= UMUR KITA =

Rata-rata manusia meninggal dunia antara usia 60 tahun - 70 tahun (mayoritas). Pukul rata manusia meninggal ± 65 tahun, beruntung yang diberikan umur panjang dan dimanfaatkan sisa umurnya.

BALIGH : Start untuk seseorang diperhitungkan amal baik atau buruknya selama hidup di dunia ???
Laki-laki Baligh ± 15 tahun
Wanita Baligh ± 12 tahun

Usia Yang tersisa untuk kita beribadah kepada-Nya kita pukul rata dengan rumus :

MATI - BALIGH = sisa USIA ???
65 - 15 = 50 tahun
Lalu 50 tahun ini digunakan untuk apa saja ???

Catatan : 50 tahun =
12 jam siang hari
12 jam malam hari
24 jam satu hari satu malam
Mari kita tela'ah bersama..

= WAKTU TIDUR =

Waktu kita tidur ± 8 jam/hari
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai tidur :
= 18.250 hari x 8 jam = 146.000 jam
= (146.000 : 24) = 6.083.33 hari : 365 hari
= 16,66 tahun
= dibulatkan jadi 17 tahun

Logikanya : Alangkah sayangnya waktu 17 tahun habis di gunakan untuk tidur, padahal kita akan tertidur dari dunia untuk selamanya..

Catatan : Yang lebih bermasalah lagi bagi mereka yang tumor alias tukang molor, bisa jadi 12 jam/hari = 25 tahun habis tertidur !!! Hati-hati dengan penyakit TUMOR !!!

= WAKTU AKTIVITAS =

Waktu aktivitas kita di siang hari ± 12 jam
Dalam 50 tahun waktu yang habis dipakai aktivitas :
= 18.250 hari x 12 jam = 219.000 jam
= (219000 : 24) = 9125 hari : 365 hari
= 25 tahun

Aktivitas disiang hari : Ada yang bekerja, atau bercinta, ada yang belajar atau mengajar, ada yang sekolah atau kuliah, ada yang makan sambil jalan-jalan, ada pula yang gambling sambil maling. Dan masih banyak lagi aktivitas lainnya yang tak pernah bisa disamaratakan satu dengan yang lain..

= WAKTU SANTAI =

Waktu santai ± 4 jam
Dalam 50 tahun waktu yang dipakai santai :
= 18.250 hari x 4 jam = 73.000 jam
= 8 tahun

Realisasi santaii : biasanya nonton tv sambil minum kopi, ada pula yang belajar mati-matian atau bikin contekan habis-habisan buat ujian, atau mungkin dihabiskan termenung di buai khayalan..

= TOTAL WAKTU =

Total waktu : tidur + aktivitas + santai
= 17 tahun + 25 tahun + 8 tahun
= 50 tahun
Tidur ??? Ngelembur ??? Nganggur ???

= LALU KAPAN IBADAHNYA ??? =

Padahal manusia diciptakan-Nya tiada lain dan tiada bukan untuk semua dan segalanya hanyalah beribadah kepada-Nya, karena satu hal yang pasti kita akan kembali ke alam hakiki Illahi.

Maut datang menjemput tak pernah bersahut..
Malaikat datang menuntut untuk merenggut..
Manusia tak kuasa untuk berbicara..
Tuhan Maha Kuasa atas surga dan neraka..

Memang benar !!! kuliah itu ibadah, kalau niat kuliahnya untuk ibadah, lha wong kita mah kuliah mau nyari ijazah, bakal nanti bekerja agar mudah mencari nafkah..

Memang benar !!! bekerja cari nafkah itu ibadah, tapi bekerja yang bagaimana ??? Orang kita bekerja sikut sana sikut sini, banting tulang banting orang, tujuan utamanya cari uang buat beli barang-barang biar dipandang orang-orang..

Jarang orang menolak untuk dipuji dan dipuja tatkala mereka berjaya..

Pernah kita membaca bismillah saat hendak berangkat kuliah tapi sayang hanya sekedar pernah..

Pernah kita berniat mulia saat hendak mencari nafkah, tapi semuanya terlupa ketika melihat gemerlapnya dunia..

Lalu kapan ibadahnya ???

Oh.. mungkin saat sholat yang 5 waktu itu dianggap cukup ???!!! Karena kita pikir; sholat begitu besar pahalanya, sholat amalan yang dihisab paling pertama, sholat jalan untuk membuka pintu surga. Kenapa kita harus cukup kalau ibadah kita hanyalah sholat kita !!!

= WAKTU SHOLAT =

Berapa sholat kita dalam 50 tahun ???
1x sholat = ± 10 menit ? 5x sholat ± 1 jam

Dalam waktu 50 tahun waktu yang terpakai sholat:
=18.250 hari x 1 jam = 18.250 jam
= 2 tahun

Ini dengan asumsi semua sholat kita diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

KESIMPULAN : waktu yang kita manfaatkan dalam 50 tahun di dunia cuma 2 tahun untuk sholat ??? 2 tahun dari 50 tahun kesempatan kita ??? itupun belum tentu sholat kita bermakna berpahala dan diterima..

Dan sekiranya sholat kita selama 2 tahun berpahala rasa-rasanya tidak sebanding dengan perbuatan dosa-dosa kita selama 50 tahun; dalam ucap kata kita yang selalu dusta, baik yang terasa maupun yang di sengaja, dalam ucap kata kita yang selalu cerca terhadap orangtua, dalam harta kaya kita yang selalu kikir terhadap orang faqir, dalam setiap laku langkah kita yang selalu bergelimang dosa.

= LOGIKA DAN LOGIKANYA =

Bukan satu yang tidak mungkin kita umat di akhir jaman akan berhamburan di neraka untuk mendapatkan balasan kelalaian. Terlalu banyak waktu yang terbuang percuma selama manusia hidup di dunia dan semuanya itu akan menjadi bencana.

= SOLUSI =

Tiada kata terlambat walaupun waktu bergulir cepat, isilah dengan sesuatu apa yang bermanfaat. Jangan ditunda-tunda lagi ??? Ingat malaikat maut akan datang kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja. Akhirat adalah tujuan kita yang terakhir !!! Apakah kita siap menyambut malaikat maut kapan saja dan dimana saja ???

Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan Segala Kemuliaan. Curahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, juga kepada para keluarga dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan semesta Alam. Aamiin.

Sumber

Baca Selengkapnya......