:: Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh :: Selamat datang di website resmi Masjid Amal Bakti - Puncak Sekuning - Palembang :: Semoga isi dari website ini bisa bermanfaat untuk kita semua :: Terima kasih atas kunjungannya :: Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh ::
===========================================================
===========================================================

Jumat, 23 Desember 2011

Kumpulan Hadits Tentang Zakat dan Sedekah


= KUMPULAN HADITS TENTANG ZAKAT =

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, yang artinya :

"Apabila engkau memiliki 200 dirham dan telah melewati satu tahun, maka zakatnya 5 dirham. Tidak wajib atasmu zakat kecuali engkau memiliki 20 dinar dan telah melewati setahun, maka zakatnya 1/2 dinar. Jika lebih dari itu, maka zakatnya menurut perhitungannya. Harta tidak wajib dikeluarkan zakat kecuali telah melewati setahun" (HR. Abu Dawud dari Ali ra.)

"Sesungguhnya Allah telah mewajibkan mereka zakat dari harta mereka yang diambil dari orang-orang kaya di antara mereka dan dibagikan kepada orang-orang fakir di antara mereka" (HR. Muttafaq 'Alaihi dari Ibnu Abbas ra.)

Barangsiapa diberi Allah harta dan tidak menunaikan zakatnya kelak pada hari kiamat dia akan dibayang-bayangi dengan seekor ular bermata satu di tengah dan punya dua lidah yang melilitnya. Ular itu mencengkeram kedua rahangnya seraya berkata, "Aku hartamu, aku pusaka simpananmu. Kemudian Rasulullah membaca firman Allah surat Ali-Imran ayat 180 : Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi" (HR. Bukhari)

"Tiada suatu kaum menolak mengeluarkan zakat melainkan Allah menimpa mereka dengan paceklik (kemarau panjang dan kegagalan panen)" (HR. Ath-Thabrani)

"Barangsiapa memperoleh keuntungan harta (maka) tidak wajib zakat sampai tibanya perputaran tahun bagi pemiliknya" (HR. Ahmad dan Tirmidzi). Penjelasan : Perhitungan perputaran tahun (haul) untuk menunaikan zakat ialah dengan tahun Hijriyah.

= KUMPULAN HADITS TENTANG SEDEKAH =

Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, yang artinya :

"Tidaklah sodaqoh itu akan mengurangi harta kekayaan"(HR. Muslim)

"Bersodaqoh pahalanya sepuluh, memberi hutang (tanpa bunga) pahalanya delapan belas, menghubungkan diri dengan kawan-kawan pahalanya dua puluh dan silaturrahmi (dengan keluarga) pahalanya dua puluh empat" (HR. Al-Hakim)

"Apabila anak Adam wafat putuslah amalnya kecuali tiga hal yaitu sodaqoh jariyah, pengajaran dan penyebaran ilmu yang dimanfaatkannya untuk orang lain, dan anak (baik laki-laki maupun perempuan) yang mendoakannya" (HR. Muslim)

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman (di dalam hadits Qudsi), "Hai anak Adam, infaklah (nafkahkanlah hartamu), niscaya Aku memberikan nafkah kepadamu" (HR. Muslim)

"Orang yang mengusahakan bantuan (pertolongan) bagi janda dan orang miskin ibarat berjihad di jalan Allah dan ibarat orang shalat malam. Ia tidak merasa lelah dan ia juga ibarat orang berpuasa yang tidak pernah berbuka" (HR. Bukhari)

"Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah, Sodaqoh yang bagaimana yang paling besar pahalanya? Rasulullah menjawab, Saat kamu bersodaqoh hendaklah kamu sehat dan dalam kondisi pelit (mengekang) dan saat kamu takut melarat tetapi mengharap kaya. Jangan ditunda sehingga rohmu di tenggorokan baru kamu berkata untuk Fulan sekian dan untuk Fulan sekian" (HR. Bukhari)

"Jauhkan dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sodaqoh) sebutir kurma" (HR. Mutafaq'alaih)

"Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sodaqoh" (HR. Al-Baihaqi)

"Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit (dari kalanganmu) dengan bersodaqoh dan persiapkan doa untuk menghadapi datangnya bencana" (HR. Ath-Thabrani)

"Tiada seorang bersodaqoh dengan baik kecuali Allah memelihara kelangsungan warisannya" (HR. Ahmad)

"Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sodaqohnya" (HR. Ahmad)

"Tiap muslim wajib bersodaqoh. Para sahabat bertanya, Bagaimana kalau dia tidak memiliki sesuatu? Rasulullah menjawab, Bekerja dengan ketrampilan tangannya untuk kemanfaatan bagi dirinya. Mereka bertanya lagi. Bagaimana kalau dia tidak mampu? Rasulullah menjawab, Menolong orang yang membutuhkan yang sedang teraniaya. Mereka bertanya, Bagaimana kalau dia tidak melakukannya? Rasulullah menjawab, Menyuruh berbuat ma'ruf. Mereka bertanya, Bagaimana kalau dia tidak melakukannya? Rasulullah menjawab, Mencegah diri dari berbuat kejahatan itulah sodaqoh" (HR. Bukhari dan Muslim)

"Beberapa orang dari sahabat Rasulullah mengadu kepada Rasulullah, Wahai Rasulullah, orang-orang kaya itu telah pergi membawa banyak pahala. mereka sholat sebagaimana kami sholat, mereka berpuasa sebagaimana kami puasa, dan mereka bersodaqoh dengan kelebihan harta mereka. Rasulullah bersabda, Apakah Allah tidak menjadikan bagi kalian untuk bersodaqoh? Sesungguhnya pada setiap tasbih adalah sodaqoh, dan setiap takbir sodaqoh, dan setiap tahmid sodaqoh, dan setiap tahlil sodaqoh, memerintahkan kepada kebajikan sodaqoh, melarang dari hal yang mungkar sodaqoh, bahkan pada budz'i (hubungan suami istri) kalian adalah sodaqoh. Mereka berkata, Wahai Rasulullah, bagaimana seseorang dari kami mendatangi syahwatnya kemudian dia mendapatkan pahala? Rasulullah bersabda : Bagaimana menurut kalian, jika dia meletakkannya pada yang haram apakah dia berdosa? Demikian juga jika dia meletakkan pada yang halal, maka dia mendapatkan pahala" (HR. Muslim dari Abu Dzar)

"Apabila seseorang menafkahi ahli keluarganya (anak dan Istri) dengan meyakini akan janji Allah serta mengharapkan pahala dari-Nya, maka bagi orang tersebut nafkahnya itu dihitung sodaqoh" (HR. Imam Bukhari dari Abu Mas'ud ra.)

"Sesungguhnya tiadalah kamu apabila menafkahi keluarga mu satu perbelanjaan yang dengannya kamu mengharapkan keridhaan Allah, melainkan pasti kamu diberi pahala atasnya. Bahkan satu suap makanan yang kamu antarkan ke mulut isterimu sekalipun (kamu tetap akan mendapatkan pahalanya)" (HR. Imam Bukhari dari Sa'ad bin Abi Waqash ra.)

"Orang yang membatalkan pemberian (atau meminta kembali) sodaqohnya seperti anjing yang makan kembali muntahannya" (HR. Bukhari)

Maha Suci Engkau ya Allah, Tuhan Segala Kemuliaan. Curahkanlah rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, juga kepada para keluarga dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan semesta Alam. Amiin.

Sumber

1 komentar: